Perkembangan ialah negeri yang mempunyai bermacam berbagai agama, adat istiadat serta budaya. Keberagaman agama, adat istiadat serta kebudayaan ini yang menjadikan Indonesia selaku negeri yang mewarisi cagar budaya yang sangat kental. Pesatnya masa globalisasi saat ini menimbulkan perpindahan serta pergantian dalam style hidup warga. Sehingga nilai- nilai pembelajaran Islam ataupun nilai-nilai budaya hadapi perpindahan yang terus menjadi jauh tertinggal. Islam masuk ke Indonesia tidak terlepas dari budaya yang sudah terdapat. Oleh karena itu butuh menanamkan nilainilai pembelajaran Islam lewat budaya kepada generasi muda
Permainan alu
merupakan salah satu permainan rakyat yang masih dilestarikan di desa Ceruk
Kabupaten Natuna. Permainan alu merupakan permainan yang dilakukan pada saat
panen padi dilakukan. Dalam permainan alu dimainkan oleh 7 orang pemain baik
laki-laki maupun perempuan. Masing-masing pemain memegang sebuah alu, dari
ketujuh alu 3 alu ditumbuk kedalam lubang lesung, dan 4 alu menumbuk dibibir
lesung ,
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan diatas,
maka ditetapkan rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana pelaksanaan permainan alu
di desa Ceruk Kabupaten Natuna? 2) apa saja nilai-nilai pendidikan Islam dalam
permainan alu di desa Ceruk Kabupaten Natuna? Adapun tujuan dari penelitian ini
adalah untuk: 1) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan permainan alu di desa Ceruk
Kabupaten Natuna. 2) Untuk memahami nilai-nilai pendidikan Islam apa yang
terkandung dalam permainan alu di desa Ceruk Kabupaten Natuna.
NILAI -NILAI PENDIDIKAN ISLAM
Di NATUNA Nilai-nilai pendidikan Islam berorientasi pada pembentukan individu yang religious, bermoral dan berbudaya:
A.
Nilai Syari'ah
Nilai
syari’ah merupakan aturan Allah tentang pelaksanaan dan penyerahan diri secara
total melalui proses ibadah secara langsung maupun tidak langsung kepada Allah
SWT dalam hubungan sesama makhluk, baik sesama manusia maupun alam sekitar
(Sakti, 2020). Contoh dari nilai Syariah seperti rasa syukur atas rezeki dan
nikmat yang diberikan Allah SWT. Allah SWT selalu mengingatkan kepada hambanya
untuk selalu bersyukur atas segalah nikmat yang diberikan-Nya, hal ini
dijelaskan dalam Q.S Al-Baqarah ayat 152.
“Maka
ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan
janganlah kamu ingkar kepada-Ku.
B. Nilai Akhlak.
Akhlak menurut Imam Al-Ghazali adalah
keadaan budi pekerti yang tertanam dalam jiwa, dan berbuat baik itu datang
dengan sendirinya dan tanpa banyak berpikir (Musrifah, 2016). Menurut Muhammad
Darraz, nilai-nilai akhlak merupakan salah satu nilai yang harus dipelajari dan
diamalkan agar dapat berkembang sikap yang menjadi ciri kepribadian muslim
(Johansyah,2017). Manusia merupakan makhluk social yang tidak bisa hidup
sendiri, setiap manusia pasti memerlukan bantuan orang lain dalam memenuhi
kebutuhannya, Adapun contoh dari nilai akhlak seperti tolong menolong,
dijelaskan dalam Q.S Al Maidah ayat 2,
“Dan tolong menolonglah
kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan janganlah tolong-menolong
dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah sangat
berat siksa-Nya”.
“Permainan
alu tidak memiliki tempat yang khusus untuk melakukan permainan alu, permainan
alu biasa dimainkan dirumah warga yang memiliki hajatan dan bisa juga dimainkan
di gedung maupun pandopo disuatu desa maupun perkampungan”.
Pelaksanaan
permainan alu dilakukan oleh 8 orang, 3 orang berperan untuk menumbuk bagian
dalam lesung, 4 orang berperan untuk menumbuk pada bagian bibir lesung, dan 1
orang berperan sebagai penggongseng padi yang akan ditumbuk pada saat permainan
alu dilakukan. Permainan ini menggambarkan kekompakan dan saling membutuhkan
antar sesama. Dalam permainan alu ketika dalam menumbuk alu kedalam lesung
tidak boleh lengan dan lalai pada saat gilirannya, jika hal tersebut dilakukan
maka suara yang dihasilkan akan sumbang, bahkan alu akan beradu dengan alu-alu
yang lain (Januariusdi, 2022). Konsep ini sesuai dengan tuntunan agama
bahwasanya kita harus bekerjasama antar sesama. Selain itu permainan alu
merupakan budaya yang syarat dengan nilai-nilai pendidikan dan kemanusiaan.
ini
merupakan pembahasan hal ini membuktikan bahwa dalam permainan alu dapat dijadikan sebagai media dakwah. Hal ini terdapat
pada pelaksanaan permainan alu, bermain alu merupakan perpaduan oleh gerak
tubuh dengan seni sehingga menghasilkan irama yang indah dari permainan alu.
Bermainan alu dilakukan untuk menjaga tali silatuhahmi dan kekompakan pada
masyarakat sekitar, selain itu permainan alu merupakan permainan yang dilakukan
untuk mengucapkan rasa syukur setelah panen padi dilakukan oleh para petani
(Januariusdi, 2022). Tujuan dakwah adalah menjadikan manusia sebagai makhluk
rahmatan lil alamin, yang memberikan kedamaian dan ketenangan bagi seluruh
alam.
Dakwah kultural merupakan sebuah upaya untuk menyampaikan
pesan-pesan Islam kepada masyarakat tertentu dengan tepat memperhatikan realita
social yang ada, dengan cara tidak bertentangan ajaran Islam dengan kebiasaan
masyarakat yang diyakini secara turun temurun (Wahid, 2018). Dalam perkembangan
dakwah Islam para penyiar Islam
mendakwahkan ajaran Islam melalui bahasa budaya, sebagaimana dilakukan oleh
para wali Allah di tanah Jawa. Karena kehebatan para wali dalam mengemas ajaran
Islam dengan bahasa budaya setempat, sehingga masyarakat tidak sadar bahwa
nilai-nilai Islam masuk dan menjadi tradisi dalam kehidupan sehari-hari mereka
(Muqorrobin et al., 2020).
Dalam penyelenggaraan otonomi daerah,
dipandang perlu untuk lebih menekankan pada prinsip-prinsip demokrasi, peran
serta masyarakat, pemerataan dan keadilan serta memperhatikan potensi dan
keanekaragaman daerah. Oleh karena itu, dalam menjalankan program kerja seorang
kepala daerah haruslah bijak, karena suatu hal yang dilakukannya haruslah
sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam kenyataan dan tidak bertentangan
dengan syariat Islam.
a.
Syariah
Nilai syari’ah, sikap
rasa syukur dan sedekah tedapat pada bagaimanapelaksanaan permainan alu
dilakukan. Dalam pelaksanaan permainan alu setiap sebelum melakukan permainan
seluruh pemain dan masyarakat akan melakukan doa bersama. Dan nilai sedekah
masyarakat secara suka rela menyumbang untuk keperluan-keperluan yang
diperlukan pada saat permainan alu dilakukan.
b. Ahlak.
Nilai akhlak, sikap
sabar terdapat pada bagaimana pelaksanaan permainan alu dilakukan. Dalam
pelaksanaan permainan alu setiap pemain dituntut untuk fokus dan sabar pada alu
yang dipegang dan kapan alu harus dipukulkan pada lesung. Jika para pemain
tidak focus dan sabar maka permainan tidak bisa dilakukan dan alu yang
dimainkan akan bertabrakan satu dengan yang lain.
Penduduk internal
Penduduk Kabupaten Natuna pada 2017 berjumlah 76.192 jiwa, yang terdiri dari 39.180 jiwa penduduk laki-laki dan 37.012 jiwa penduduk perempuan. Kepadatan penduduk di 2017 adalah 38,08 jiwa/km². Bunguran Timur adalah kecamatan terbanyak penduduknya, sedangkan yang paling sedikit adalah Suak Midai. Kecamatan terpadat penduduknya adalah Midai dan yang paling jarang penduduknya adalah Bunguran Utara. Kabupaten natuna di tahun 2021,jumlah penduduk 82.656 jiwa. Dengan berbagai penganut agama mulai dari Islam, Kristen, Budha, Konghucu, dll. Yang dimana Mayoritas masyarakat Natuna kebanyakan menganut agama Islam.
Bagi kelompok
maupun Lembaga terkait, berharap permainan alu semakin dilestarikan, dan
diperkenalkan kepada generasi muda suapaya bisa ikut andil dala melestarikan
permainan alu maupun budaya-budaya yang ada di Natuna. Kepada pemerintah Natuna
penulis berharap bisa lebih memperhatikan budaya-budaya yang terdapat di Natuna
sehingga tidak punah dimakan zaman.Lebih lanjut juga berharap dapat memberikan
pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai pendidikan Islam pada permainan alu
di masyarakat Ceruk Kabupaten Natuna.
juga berharap bisa memperkaya wawasan tentang kebudayaan-kebudayaan di
Indonesia yang penuh dengan nilai-nilai pendidikan Islam, dan bagi masyarakat
Ceruk dan sekitarnya agar bisa menjadi inspirasi untuk melestarik budaya budaya
yang ada di Natuna yang sarat mengandung nilai-nilai pendidikan .
"Muhammad Beni Al-Qodry"
Komunikasi dan Penyiaran Islam