Kabupaten Natuna merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi
Kepulauan Riau. Berdasarkan hasil proyeksi penduduk interim 2020-2023 tahun
2021 penduduk Kab. Natuna berjumlah 83.364 jiwa. Penduduk di Kab. Natuna pada
tahun 2021 didominasi oleh penduduk yang beragama islam, dengan jumlah sebanyak
80.111 orang dan yang paling sedikit penganutnya di Kab. Natuna adalah agama
Hindu dengan jumlah sebanyak 1 orang, Kemudian tempat peribadatan di Kab.
Natuna pada tahun 2021 terdiri atas masjid, mushola, gereja, vihara, dan
kelenteng. Tempat peribadatan yang paling banyak ada di Kab. Natuna adalah
mushola yaitu berjumlah 131 unit. Sehingga bisa dikatakan mayoritas masyarakat Kab. Natuna beragama islam.
Walaupun, mayoritas masyarkat Kab. Natuna islam seiring perkembangan
zaman, tantangan dalam beragama islam juga terjadi di masyarakat Natuna, salah
satu tantanganya karna kurangnya minat masyarakat yang ada di Kab. Natuna dan
karna kecanggihan teknologi yang semakin pesat pada zaman sekarang sehingga
sangat berpengaruh dan mengakibatkan nilai-nilai agama semakin luntur dan tergantikan dengan
nilai-nilai kebudayaan luar.
Realitanya sekarang banyak yang
tidak sesuai dengam norma-norma yang ada masjid megah namun sepi jamaah malahan
tempat hiburan malam dikerumuni banyak orang, acara-acara dakwah semakin
jarang, cara berpakaian yang tidak senonoh, gaya bahasa yang tidak sopan,
tradisi lama yang berbau kebudayaan menghilang digantikan dengan
tradisi-tradisi baru seperti bermain game, bermain tiktok dari anak kecil
hingga dewasa.
Hal seperti inilah yang harus kita atasi, seharusnya dengan seiring perkembangan zaman itu menjadi peluang bukan
tantangan untuk kita berkarya dan menebar kebaikan karna jangkauan sasaran
dakwah kita lebih mudah. Kita bisa berimajinasi dan lebih kreatif dengan memanfaatkan social
media seperti wa, ig, tiktok bahkan youtube. Setidaknya ketaatan kita semakin
bertambah bukan malah meluntur karna lebih mudah untuk mendapatkan pengajaran
dalam melakukan dakwah dengan mengajak
dan mensharing hal-hal yang berbau kebaikan dan bahkan bisa juga memanfatkan
tempat ikon wisata dengan membuat acara-acara dakwah seperti membuat tabligh
akbar pada peringatan hari islam dan mengundang ustad ternama sehingga membuat jamaah semangat untuk mendengarkan
kebaikan dan masjid-masjidpun setidaknya terisi setelah itu.
Kemudian kita sebagai generasi muda bisa lebih aktif berpartisipasi
dengan konsep-konsep dakwah yang dapat diterima masyarakat, menggunakan bahasa
yang sesuai, menggunakan referensi yang benar, menggunakan dalil yang benar,
menghadirkan sebuah metode atau cara yang dapat memecahkan masalah kehidupan
masyarakat sehingga dakwah nya pun tersampaikan dengan baik dan membuat realita
yang ada sesuai dengan norma melalui metode-metode sederhana sesuai budaya dan
kebutuhan masing-masing.
Harapan kami sebagai generasi muda kedepanya semoga pola pikir
masyarakat Kab. Natuna semakin maju, hal-hal yang berbau keagamaan semakin
meningkat di Kab. Natuna dengan berbagai metode-metode yang unik yang akan
membangkitkan semangat masyarakat Kab. Natuna
mengingat dan melihat kemajuan teknologi yang sangat begitu pesat sangat
disayangkan jika tidak dimanfaatkan dengan baik dan mayoritas masyaraka Natuna
islam sehingga masjid-masjid besar dan megah tidak lagi kosong, realita-realita
yang tidak sesuai dengan norma sedikit demi sedikit mempunyai kemajuan sehingga
pada zaman yang akan datang ketidak sesuaian tersebut menjadi sesuai.
"Ermiza"
Komunikasi dan Penyiaran Islam