Pembentukan provinsi Natuna-Anambas semakin didepan mata, hal ini dapat dilihat dari langkah awal dari para panitia dengan melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) Masyarakat Natuna-Anambas dalam pembentukan provinsi Natuna-Anambas yang dilaksanakan di Gedung Sri Srindit pada Selasa, 14 Desember 202.
Dalam laporannya, H. Umar Natuna S.Ag., M.Pd.I selaku ketua panitia Mubes menyampaikan bahwasanya musyawarah yang dilakukan bertujuan untuk menyatukan pandangan, gagasan dan pemikiran. Kemudian kedepannya akan dilakukan pembahasan secara bersama-sama yang bertujuan untuk pemekaran Provinsi.
Lanjutnya esensi dari musyawarah yang dilaksanakan adalah silaturahmi untuk memperkokoh tali silaturahmi antara Natuna dan Anambas menuju pembentukan provinsi baru di ujung utara perbatasan Indonesia.
“Mubes ini merupakan wadah perjuangan kita bersama dalam pembentukan Provinsi, semoga apa yang kita laksanakan hari ini dapat meneruskan perjuangan kedepan agar Natuna-Anambas menuju ke arah yang lebih baik” harapnya.
Mubes yang dibuka langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi S.Sos., M.Si tersebut dihadiri oleh perwakilan DPD RI, Staf Khusus bidang Humas Gubernur Kepulauan Riau, anggota Komisi III DPRD Kepulauan Riau, Bupati Anambas, Wakil Bupati Natuna dan anggota DPRD Natuna, Forkopimda, OPD, Ormas, perwakilan mahasiswa dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya Wan Siswandi mengatakan dirinya dan pemerintah daerah menyambut baik pelaksanaan mubes. Meski demikian Wan Siswandi berpesan kepada seluruh peserta, apapun hasil mubes kedepannya agar tetap bisa memperkokoh tali silaturahmi.
“Saya selalu mendukung program yang bersifat positif, apalagi untuk kesejahteraan masyarakat. Namanya perjuangan hasilnya tidak dapat kita prediksi, namun saya berharap apapun hasilnya kedepan nanti kita Natuna-Anambas tetap menjaga tali silaturahmi bahkan semakin erat, namun disini saya juga berharap agar apa yang telah dilaksanakan hari ini mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan kita bersama”
Hal yang sama juga disampaikan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, menurutnya musyawarah besar masyarakat Natuna – Anambas menuju pemekaran provinsi bukanlah sebuah perceraian, namun diibaratkan sebagai seorang anak yang mau mandiri.