Dialog di Kampus STAI Natuna : membangun Tradisi dan Kultur Keilmuan Islam



SKM Islamika-Natuna Kegiatan dialog keilmuan  di Kampus STAI Natuna yang ditaja oleh Pusat Kajian Islam dan Tamadun Melayu dengan tema "Membangun Kembali Tradisi dan Kultur Keilmuan Islam Perspektif Sejarah" bertempat di aula lantai 4 STAI Natuna, Sabtu/12 Juni 2021, yang dilaksanakan dengan dua sesi secara langsung maupun daring. 

Narasumber dari kegiatan dialog ini yaitu Pembina Yayasan Abdi Umat Natuna H. Umar Natuna,Ketua STAI Natuna H. Kartubi, Direktur Pendidikan dan Pelatihan Institut Hasyim Muzadi(IHM) KH. Hilmi As-Shiddiqi Al-Aroky, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sofiuddin.

Kegiatan dialog keilmuan ini dibuka langsung oleh Ketua STAI Natuna sekaligus Narasumber dari kegiatan itu H. Kartubi menyampaikan "Mari kita ikuti kegiatan ini dengan sebaik-baik mungkin guna menambah kapasitas , wawasan dan ilmu kita dibidang keislaman yang telah diajarkan oleh para tokoh-tokoh agama islam terdahulu".

Lanjut Bapak Kartubi, Saya juga mengharapkan kepada seluruh Mahasiswa dan Mahasiswi yang hadir secara langsung maupun daring agar bisa menjadi ilmu agar bisa melestarikan nilai kebudayaan melayu dan nilai-nilai keislaman.


Semoga dengan adanya dialog keilmuan ini dengan tema membangun kembali tradisi dan kultur keilmuan islam perspektif sejarah menjadi gaya hidup kita, harapannya.

Menurut salah satu narasumber H. Umar Natuna mengatakan "Gurindam merupakan salah satu peninggalan sejarah di bidang seni bahasa dan sastra oleh suku melayu, Namun karena perkembangan zaman yang begitu pesat banyak sekali tradisi-tradisi melayu secara perlahan-lahan hilang".

Turut hadir dalam kegiatan dialog  keilmuan ini Ketua III Bidang Kemahasiswaan STAI Natuna Bapak Suparman, para Dosen STAI Natuna, Apriyanti(Wapresma STAI Natuna), Dedi Saputra(Ketua Sema), Zakaria(Ketua LDK), Irwanto(Ketua SKM Islamika), Trisna(anggota Pik-m Sakinah), Devi Nur(Ketua HMPIAUD), Rajab(HMKPI), serta para tamu undangan.

Laporan: R1.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama