Aliansi Mahasiswa Natuna Sampaikan Aspirasi Di Gedung DPRD Natuna

 Pengesahan RUU Cipta Kerja saat ini memang menjadi sorotan semua pihak dengan adanya poin-poin yang sangat kontroversi.

Oleh karena itu, Aliansi Mahasiswa Natuna melakukan aksi damai di gedung DPRD Kabupaten Natuna dengan menyampaikan beberapa poin tuntutan, diantaranya :

  1. Menolak dan mengecam keras pengesahan RUU Cipta Kerja.
  2. Menuntut presiden RI untuk menerbitkan PERPPU UU Cipta Kerja dalam pembahasan poin substansi UU Cipta Kerja.
  3. Mendesak DPRD Kabupaten Natuna untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Natuna untuk menerbitkan PERPPU Cipta Kerja dalam pembahasan poin substansi UU Cipta Kerja
  4. Menuntut DPR RI untuk menghargai aspirasi rakyat dan mendengarkan kritikan terhadap UU Cipta Kerja maupun kritikan lainnya.

Dalam menyuarakan aspirasinya, aksi berjalan dengan kondusif dikawal oleh aparat.

Aksi dimulai dari konvoi yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa Natuna dari Kampus STAI Natuna sampai ke Gedung DPRD Kabupaten Natuna.

Adapun hasil dari aksi tersebut, tim SKM mewawancarai Muhammad Arif selaku Koordinator Umum dalam aksi damai tersebut.

“Alhamdulillah aksi kita berjalan dengan lancar, tidak ada kerusuhan, dan kami juga menaati protokol kesehatan. Alhamdulillah juga hasil dari aksi kita mendapatkan respon positif mendukung dan mengapresiasi aksi mahasiswa dari ketua DPRD Kabupaten Natuna dan menjanjikan audiensi lanjutan bersama anggota DPRD lainnya.” Ungkap Koordinator Umum aksi Muhammad Arif.

Untuk selanjutnya, Muhammad Arif menuturkan bahwasannya akan mengawal bersama kawan-kawan aliansi mahasiswa Natuna sampai audiensi yang dijanjikan terpenuhi serta poin-poin tuntutan tersampaikan sampai ke Presiden dan DPR RI.

*M.a

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama